
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Tren kemenangan yang direngkuh PSS Sleman U18 pada pekan sebelumnya berhasil berlanjut secara gemilang saat menjamu PSM Makassar U18 dalam lanjutan Grup C Elite Pro Academy (EPA) 2026/2027. Pertandingan pekan kelima tersebut digelar di Stadion Tridadi, Sleman pada hari Sabtu (17/10/2026) pukul 10.00 WIB.
Tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan, penggawa muda Super Elang Jawa memecah kebuntuan dan mengunci kemenangan pada babak kedua. Dua gol kemenangan PSS Sleman U18 masing-masing tercipta melalui Bramantyo Wahyu Dinata (57’) dan dilengkapi oleh Yusuf Candrawinata (62’) hanya dalam waktu lima menit berselang.
Babak Pertama: Jual Beli Serangan
Jalannya pertandingan pada fase ini berjalan cukup keras di tengah lapangan. Kedua tim memiliki motivasi tinggi meraih kemenangan sehingga duel perebutan bola satu lawan satu sering terjadi di setiap sudut lapangan. Tak ayal lagi tensi pertandingan pune meningkat.
Hal ini pun membuat PSM harus bermain dengan sepuluh orang setelah Chredho Putra Adi Bella menerima kartu merah menit ke-30, disusul Muhammad Ikhsandi Arham ditarik keluar dengan memasukan Laksamana Janitra Koesma Perbawa menit ke-36.
Menjelang turun minum, tensi pertandingan masih tinggi. Gelandang Serang PSS Sleman U18, Yusuf Candrawinata, mendapatkan kartu kuning pada menit 45+2′. Skor 0-0 bertahan hingga jeda, meskipun kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk unggul lebih dulu.
Babak Kedua: Dua Gol Cepat Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, satu pergantian dilakukan tim tuan rumah dengan memasukkan Dika Rizky Rifaldo menggantikan Dzulfikar Xeva Adiansyah. Pergantian tersebut membuat aliran serangan semakin hidup.
Gol yang ditunggu akhirnya datang menit ke-57, Bramantyo Wahyu Dinata sukses memecah kebuntuan dan membawa PSS U18 unggul 1-0. Demi menambah keunggulan, tim tuan rumah melakukan tiga pergantian sekaligus pada menit ke-59. Alhasil, menit ke-62, Yusuf Candrawinata menggandakan keunggulan PSS menjadi 2-0. Gol kedua ini semakin mematahkan perlawanan tim PSM Makassar.
PSM mencoba bangkit dengan melakukan empat pergantian pada menit ke-68. Namun, upaya tersebut belum memberikan perubahan yang berarti. PSM terus menekan di sisa laga, namun pertahanan PSS yang dikawal Moch Zidane Redha Az Zuhayr di bawah mistar tampil disiplin.
Upaya untuk menambah kekuatan pertahanan, pergantian pemain dilakukan dengan memasukan pemain belakang menarik pemain depan: Bramantyo Wahyu Dinata ditarik keluar digantikan dengan Jundi Ahmad Khadafi. Yusuf Candrawinata digantikan Lucky Anggara Prasetya pada menit 90+3′. Upaya ini pun berhasil, skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Agus Walyono.
Apresiasi dan Pesan Penting
Apresiasi dan ucapan selamat diberikan Pelatih Kepala PSS Sleman U18, Adityas Budi Santoso kepada para pemainnya yang telah berjuang penuh meraih kemenangan. Di sisi lain ia menegaskan kepada para pemainnya untuk fokus pada pertandingan hari kedua.
Menurutnya, kemenangan di hari pertama bukanlah jaminan mutlak untuk kembali meraih kemenangan pada pertandingan kedua.
“Jangan cepat puas kemenangan hari ini. PSM pasti sudah melakukan evaluasi dan mereka akan datang dengan keinginan kuat untuk merebut kemenangan,” ujar Adityas Budi Santoso usai pertandingan pada hari Sabtu (17/10/2026) sore.
Ia meminta para pemain untuk tetap menjaga fokus, disiplin, dan kondisi fisik jelang laga hari kedua melawan PSM Makassar U18 pada Minggu (18/10/2026). Bagi dirinya, Adityas, hal tersebut menjadi poin penting PSS U18 untuk sapu bersih kemenangan.
(pssleman.id)
