
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Kemenangan yang dinantikan akhirnya hadir untuk PSS Sleman. Menjalani pekan keempat BRI Super League 2026/2027, Super Elang Jawa sukses mengamankan tiga poin setelah menundukkan PSM Makassar dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (11/10/2026) sore.
Dua gol Hiromu Tanaka pada menit ke-34 dan 85’, serta satu gol Matheus Fornazari pada masa tambahan waktu babak kedua memastikan PSS Sleman meraih kemenangan perdana musim ini di hadapan pendukungnya.
Hasil tersebut menjadi momentum penting bagi PSS Sleman setelah melalui tiga pertandingan awal tanpa kemenangan. Selain mengakhiri tren negatif, kemenangan atas PSM Makassar juga menjadi dorongan bagi tim untuk membangun kepercayaan diri dalam perjalanan kompetisi musim ini.
Menariknya, seluruh gol yang tercipta lahir melalui proses permainan terbuka dengan keterlibatan kolektif antarlini. Menurut Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, hal tersebut merupakan hasil dari kerja keras pemain selama masa persiapan di jeda FIFA Matchday.
“Selama tiga minggu ini kami berlatih keras. Kami sempat memberikan waktu untuk beristirahat, lalu kembali bekerja dengan intensitas tinggi. Menurut saya, kerja keras selalu memberikan hasil. Hari ini kami melihat sebuah tim yang tampil sangat baik dan saya pikir kami memang layak mendapatkan tiga poin,” ujar Pieter Huistra dalam sesi konferensi pers seusai pertandingan di Ruang Media Stadion Maguwoharjo, Minggu (11/10/2026) sore.
Bermain di hadapan publik sendiri, PSS Sleman menunjukkan performa solid sepanjang laga. Organisasi permainan berjalan dengan baik, koordinasi antarlini semakin padu, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda pada pertandingan tersebut.
Meski meraih kemenangan besar, Pieter Huistra menegaskan timnya tetap memiliki ruang untuk berkembang. Baginya, proses evaluasi menjadi bagian penting agar performa positif tersebut dapat terus dipertahankan.
“Sebagai pelatih, kami selalu mencari hal-hal yang masih bisa diperbaiki. Namun, hal terpenting hari ini adalah bagaimana tim bisa bermain sebagai satu kesatuan. Setiap pemain memahami tugasnya secara teknis, lalu kepercayaan diri mereka tumbuh seiring pertandingan berjalan. Itu menjadi aspek yang sangat penting,” jelasnya.
Pelatih asal Belanda tersebut juga mengapresiasi keberanian para pemain dalam menerapkan gaya permainan yang selama ini terus dibangun. PSS Sleman tidak hanya mengandalkan permainan langsung, tetapi berusaha mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola dan distribusi umpan yang terorganisasi.
“Kami mencoba membangun permainan, dan itulah cara bermain yang kami inginkan. Bagi saya, itu adalah karakter sepak bola Sleman. Hari ini usaha tersebut memberikan hasil dan menjadi energi positif bagi kami untuk menghadapi dua pertandingan tandang berikutnya. Saya merasa puas dengan performa tim,” tambah Pieter.
Kemenangan atas PSM Makassar menjadi modal penting bagi PSS Sleman sebelum menjalani rangkaian pertandingan tandang. Pieter Huistra berharap timnya mampu menjaga momentum dengan mempertahankan konsistensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat kerja sama antarpemain.
(pssleman.id)
