
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Evaluasi dan pembenahan menjadi fokus utama PSS Sleman U18 jelang pertandingan lanjutan Grup C EPA One 2026/2027 kontra Deltras FC U18 di Lapangan Deltras Academy, Buduran, Sidoarjo pada Sabtu (10/10/2026) dan Minggu (11/10/2026) pukul 10.00 WIB.
Pelatih Kepala PSS Sleman U18, Adityas Budi Santoso bertekad bangkit saat bertandang ke markas Deltras FC U18 setelah tidak bisa mengamankan hasil dari dua pertandingan menghadapi Persebaya U18. Pada sesi wawancara sebelum bertolak ke Sidoarjo, ia menegaskan hal itu harus menjadi motivasi ke seluruh personil tim untuk bangkit meraih kemenangan dan menjadi bahan evaluasi penting bagi perkembangan tim.
“Setelah dua pertandingan menghadapi Persebaya U18, tentu kami melakukan evaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi teknis, taktik maupun mental pemain. Hasil pertandingan menjadi bagian dari proses tetapi yang paling penting adalah bagaimana kami merespons hasil tersebut,” ujar Adityas Budi Santoso pada hari Jumat (09/10/2026) pagi di Omah PSS.
Adityas Budi Santoso menambahkan bahwa setiap pertandingan adalah kesempatan berkembang dan meraih kemenangan. Tentu saja hal tersebut dapat tercapai dengan membangun optimisme, percaya diri, dan saling memotivasi untuk meraih kemenangan.
“Kami terus membangun kepercayaan diri pemain dengan mengingatkan bahwa setiap pertandingan memberikan pembelajaran, kesempatan untuk berkembang dan meraih kemenangan. Fokus kami saat ini adalah memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kekurangan, sekaligus mempertahankan aspek positif yang sudah ditunjukkan tim,” katanya.
Membangun suasana latihan yang positif, kompetitif, dan fokus terus dijaga agar para pemain berani mengambil keputusan dan menunjukkan karakter sebagai sebuah tim.
“Kami juga berusaha menjaga suasana latihan tetap positif, kompetitif, dan fokus. Para pemain kami dorong memiliki keberanian dalam mengambil keputusan, bekerja sama sebagai tim, serta menunjukkan karakter, dan mentalitas yang lebih kuat,” jelasnya.
Motivasi untuk meraih hasil positif di laga selanjutnya menjadi dorongan terbesar bagi penggawa Laskar Sembada Muda. Selain itu, pemain didorong untuk melepas beban pertandingan sebelumnya agar fokus dan konsentrasi ke pertandingan lawan Deltras FC U18 dapat tercapai secara utuh.
“Untuk menghadapi Deltras, motivasi utama kami adalah memberikan respons terbaik di pertandingan berikutnya. Kami ingin pemain tidak terbebani dengan hasil sebelumnya, tetapi menjadikannya sebagai motivasi untuk tampil lebih baik, lebih disiplin, dan berjuang maksimal untuk meraih hasil positif,” tegas Adityas.
Adaptasi Jadi Kunci
Deltras FC U18 yang memiliki waktu persiapan lebih panjang karena belum memainkan pertandingan di Grup C. Adityas Budi Santoso mengaku, bersama jajaran tim pelatih lebih fokus menekankan pada kesiapan internal timnya.
“Kami menyadari tim tuan rumah memiliki waktu persiapan yang lebih panjang dan mereka belum menunjukkan gambaran secara langsung di lapangan. Karena itu, kami lebih concern pada kesiapan internal tim serta tidak hanya mempersiapkan tim berdasarkan analisis terhadap lawan,” tuturnya.
Beberapa game plan telah disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. yang bisa muncul selama pertandingan berjalan. Ia mengakui telah memberikan formula bagi para pemainnnya untuk menghadapi perubahan di lapangan.
“Sebuah pertandingan sepak bola memiliki dinamika yang terus berubah baik dari karakter permainan, organisasi bertahan, cara mereka melakukan progresi, transisi maupun situasi bola mati. Namun yang paling penting untuk tim kami, yaitu pemain tetap fleksibel dan mampu beradaptasi terhadap situasi di lapangan,” pungkasnya.
Persiapan PSS Sleman U18 tidak hanya difokuskan untuk meredam permainan tim tuan rumah, tetapi juga membangun kesiapan mental pemain menghadapi segala kemungkinan di lapangan. Dengan kesiapan itu, Laskar Sembada Muda menatap laga tandang dengan optimisme untuk meraih poin maksimal.
(pssleman.id)
