Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Maguwoharjo kembali menjadi panggung bagi PSS Sleman untuk menunjukkan respons setelah hasil kurang maksimal di laga pembuka. Evaluasi selama sepekan menjadi bekal Super Elang Jawa untuk tampil lebih agresif sekaligus memburu tiga poin saat menghadapi Madura United FC, Sabtu (11/09/2026) yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo.

Pelatih Kepala, Pieter Huistra, menilai persiapan tim berjalan positif. Ia menyebutkan Cleberson dan rekan-rekan telah kembali bugar setelah menjalani proses pemulihan sekaligus evaluasi dari pertandingan kontra Bali United FC.

“Ya, kami menjalani pekan latihan yang baik setelah pertandingan melawan Bali United FC. Kami telah kembali, dan para pemain sudah kembali bugar serta siap untuk menghadapi Madura United FC besok,” tuturnya memberikan tanggapan.

Kesiapan tersebut juga dibarengi dengan antusiasme tinggi para pemain. Kembali bermain di BRI Super League 2026/2027 setelah berlaga di Championship 2025/2026, terlebih di hadapan pendukung sendiri, menjadi tambahan energi bagi skuad Super Elang Jawa.

“Tentu saja tidak mempengaruhi mental pemain. Kami sangat antusias menyambut pertandingan ini. Kami senang kembali bermain di Super League, terlebih di hadapan pendukung sendiri. Motivasi kami sudah sangat tinggi dengan dukungan suporter. Kami siap bermain dan menantikan laga ini,” lanjutnya memberikan keterangan di sesi wawancara H-1 pertandingan di Ruang Media Stadion Maguwoharjo, Jumat (10/09/2026).

Ia juga memastikan persiapan Super Elang Jawa tidak hanya berfokus pada pembenahan internal. Permainan Madura United telah dipelajari melalui penampilan mereka pada laga perdana kontra Persijap Jepara.

Dari pengamatan tersebut, Pieter melihat Madura United masih mengandalkan sejumlah pemain yang tampil pada musim sebelumnya. Kondisi itu membuat karakter permainan Laskar Sappe Kerrab relatif sudah dikenali oleh tim pelatih PSS, meski keberadaan pemain-pemain baru tetap menjadi perhatian.

“Melihat permainan Madura United FC pada pertandingan pertama melawan Persijap Jepara, dari komposisi pemain, mereka masih banyak memainkan pemain dari musim lalu. Kami sudah mengetahui cara mereka bermain. Sementara itu, untuk pemain-pemain baru mereka, kami belum banyak mengetahui karena mereka baru bermain dalam satu pertandingan,” ungkap Pieter.

Pemahaman terhadap karakter lawan kemudian diterjemahkan ke dalam pendekatan permainan yang akan diterapkan PSS. Super Elang Jawa tidak ingin hanya menunggu dan membaca pergerakan Madura United, tetapi juga berusaha mengambil inisiatif sejak lawan menguasai bola.

“Kami sudah melakukan persiapan dan bisa mengantisipasi permainan mereka. Kami juga ingin memberikan tekanan kepada mereka ketika menguasai bola,” tegasnya.

Arti Khusus Pieter Huistra Berdiri di Sisi Lapangan
Pertandingan kandang perdana ini juga memiliki arti khusus bagi dirinya. Setelah musim lalu lebih banyak menyaksikan pertandingan dari tribun karena regulasi, kali ini ia kembali dapat mendampingi para pemain secara langsung dari pinggir lapangan.

Bagi Pieter, kesempatan tersebut bukan semata soal gairah kembali berada di area teknis. Kehadiran di sisi lapangan membuatnya dapat berkomunikasi dan memberikan instruksi secara langsung kepada pemain sepanjang pertandingan.

“Hal ini bukan mengenai motivasi atau gairah melainkan bagus demi kesehatan jiwa dan raga saya. Ketika saya duduk di tribun, tidak bisa banyak memberikan perintah langsung kepada pemain. Harapannya besok selain bisa mendampingi pemain dari sisi lapangan, bisa membantu kesehatan jiwa dan raga saya,” ucapnya dengan nada bercanda.

Dengan persiapan yang telah dijalani, evaluasi dari laga kontra Bali United menjadi pijakan PSS untuk tampil lebih agresif dan disiplin. Dukungan penuh publik Maguwoharjo pun diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Super Elang Jawa untuk mengamankan hasil positif.

Bagi Pieter, sasaran PSS pada laga tersebut pun jelas. Tidak sekadar menghadirkan permainan yang lebih baik, tetapi mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

“Tentu saja bisa meraih tiga poin kemenangan.”

Dengan persiapan matang, kondisi pemain yang bugar, dan dukungan penuh publik Maguwoharjo, PSS siap memberikan respons atas hasil di laga pembuka. Evaluasi kontra Bali United harus diterjemahkan menjadi permainan yang lebih agresif, disiplin, dan berani saat menghadapi Madura United FC. Laga kandang perdana ini menjadi momentum PSS untuk bangkit dan memburu tiga poin pertama di BRI Super League 2026/2027.

(pssleman.id)