
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Christophe Nduwarugira bersiap menghadapi debut pertamanya bersama PSS Sleman di hadapan publik sendiri. Madura United FC menjadi lawan yang akan dihadapi bek Timnas Burundi tersebut pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027, sekaligus menjadi laga resmi perdananya bersama Super Elang Jawa di Stadion Maguwoharjo.
Laga ini dijadwalkan berlangsung Sabtu (11/09/2026) sore WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Bermain di hadapan publik sendiri dengan dukungan penuh suporter, Super Elang Jawa bertekad memanfaatkan momentum tersebut untuk meraih hasil maksimal atas Laskar Sape Kerrab.
Menatap debut tersebut, Ia menyebutkan bermain di hadapan pendukung Super Elang Jawa di Stadion Maguwoharjo menghadirkan tanggung jawab sekaligus energi berbeda bagi seluruh pemain. Hal tersebut memberikan motivasi tambahan karena PSS akan tampil di kandang sendiri.
“Menurut saya, untuk pertandingan kandang pertama ini, motivasi tambahan yang kami miliki adalah karena kami bermain di Maguwoharjo. Di kandang, kami harus kuat karena di sini kami adalah tuan rumah,” ujarnya saat hadir di sesi wawancara H-1 pertandingan, Jumat (10/09/2026) siang.
Maguwoharjo akan menjadi panggung dengan tekanan sekaligus energi yang berbeda. Tiket yang telah terjual habis memastikan PSS mendapat dukungan penuh dari tribun, sekaligus menambah tuntutan bagi para pemain untuk memberikan respons terbaik di atas lapangan.
Bagi Christophe dan rekan-rekannya, atmosfer tersebut harus diubah menjadi energi positif untuk tampil lebih berani dan kuat sejak awal pertandingan.
“Saya pikir, motivasi kami juga semakin besar karena antusiasme tinggi dari suporter mendukung kami. Ini menjadi sesuatu yang berbeda bagi setiap pemain. Bagi pemain PSS harus mempunyai motivasi lebih karena kami mendapatkan dukungan yang besar dari para pendukung. Ini akan menjadi sesuatu yang berbeda bagi kami,” katanya.
Dukungan dari tribun kemudian menjadi bagian dari persiapan mental PSS untuk menghadapi Madura United FC. Namun, di balik atmosfer positif tersebut, Christophe tetap menyadari tugas utamanya sebagai pemain bertahan adalah memastikan lini belakang mampu meredam ancaman lawan.
Perhatian khusus pun mengarah kepada lini depan Madura United FC, terlebih striker Laskar Sape Kerrab baru saja mencetak dua gol ketika menghadapi Persijap Jepara. Meski demikian, catatan tersebut tidak membuat Christophe mengubah pendekatannya dalam menghadapi penyerang lawan.
“Soal striker lawan, menurut saya tidak ada yang berubah. Saya hanya fokus untuk mencoba menjaganya. Saya tidak peduli apakah dia mencetak dua gol pada pertandingan terakhir. Saya harus menjalankan tugas saya untuk pertandingan besok,” tegasnya.
Bagi Christophe, performa lawan pada pertandingan sebelumnya bukan sesuatu yang perlu mengganggu konsentrasinya. Fokusnya sederhana: membantu PSS menjaga pertahanan tetap solid sekaligus mengantarkan tim meraih hasil terbaik pada debut kandangnya.
Dengan dukungan penuh dari tribun Maguwoharjo dan motivasi untuk meraih kemenangan perdana musim ini, Christophe siap memberikan kontribusi terbaiknya untuk PSS.
“Menurut saya, ini adalah sesuatu yang sangat baik dan penting bagi saya. Terima kasih,” pungkasnya.
Sebagai penutup, Ia berujar pertandingan perdana di Stadion Maguwoharjo adalah kesempatan menjawab kepercayaan dukungan penuh suporter PSS. Dengan motivasi bermain di kandang, dan fokus menjaga lini pertahanan dari ancaman tim lawan, Christophe siap berkontribusi bagi PSS meraih kemenangan perdana musim ini.
(pssleman.id)
