Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, JAKARTA – Kembalinya PSS Sleman di BRI Super League 2026/2027 adalah buah kerja keras yang ditempuh dengan merendahkan hati sebelum kembali menegakkan kepala dengan bahu yang tegap menatap setiap tantangan. Ada satu musim yang mungkin terasa panjang, namun justru menjadi ruang bagi Super Elang Jawa untuk belajar, menempa diri, dan kembali menemukan kekuatannya.

Berkompetisi di Championship musim lalu telah dilalui dengan merasakan pahit, dan manisnya perjuangan yang tidak akan lepas dari ingatan. Namun, dari sanalah PSS kembali dengan satu keyakinan bahwa Super Elang Jawa berada di panggung tertinggi sepak bola Indonesia.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menyambut perjalanan tersebut dengan penuh antusias. Dalam Press Conference Pelatih BRI Super League 2026/2027, ia menegaskan bahwa satu musim di Liga 2 telah memberikan pelajaran penting bagi timnya.

“Mewaikil PSS Sleman, kami sangat senang bisa kembali ke BRI Super League 2026/2027. Saya pikir tempat PSS memang berada di sini. Satu musim bermain di Championship  membuat kami lebih rendah hati, dan bekerja lebih keras,” ujar Huistra pada hari Selasa (01/09/2026) sore waktu Jakarta.

Bagi Pieter Huistra, pengalaman satu musim bermain di Championship 2025/2026 bukan sekadar fase yang harus dilewati, melainkan proses yang membuat PSS tumbuh menjadi tim yang lebih siap menghadapi tantangan. Menurutnya kerendahan hati, dan kerja keras menjadi dua hal yang ditempa sepanjang musim lalu.

Ada keyakinan dalam setiap kata Huistra. Ada pula rasa lapar yang tumbuh setelah satu musim meninggalkan panggung tertinggi. PSS tidak ingin sekadar hadir sebagai peserta, tetapi datang membawa semangat untuk kembali menorehkan cerita di antara klub-klub terbaik Indonesia.

“Saya rasa kami sudah lebih dari siap untuk kembali dan menunjukkan kemampuan kami, sekaligus menunjukkan kepada sepak bola Indonesia apa yang diperjuangkan oleh Sleman,” tegasnya.

Kini, penantian itu hampir berakhir. Kerja keras di lapangan latihan akan segera menemukan jawabannya di atas rumput pertandingan. Sorak dari tribun akan kembali mengiringi setiap langkah para pemain, sementara nama PSS Sleman kembali disebut di panggung tertinggi.

“Kami benar-benar sangat menantikan untuk bermain di Super League. Sejujurnya, kami sudah tidak sabar untuk segera memulainya,” kata Huistra.

Satu tahun telah mengajarkan PSS untuk merendahkan hati. Kerja keras telah mengantarnya kembali. Dan kini, saatnya Super Elja membuka lembaran baru—membawa semangat Sleman, membawa identitasnya, dan membuktikan bahwa setelah perjalanan panjang, PSS telah kembali ke tempat yang semestinya.

(pssleman.id)