
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Program coaching clinic dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat keterhubungan antara pemain akademi dan pemain senior di lingkungan PSS. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang latihan bersama, tetapi juga ruang berbagi pengalaman dan inspirasi bagi pemain muda.
Salah satu wali siswa PSS FA, Dimas Fajar Prasetya, menyampaikan bahwa coaching clinic dapat melibatkan pemain tim utama agar memberikan dampak lebih besar bagi perkembangan pemain akademi. Ia mencontohkan keterlibatan pemain seperti Tocantins yang dapat diundang untuk berbagi pengalaman langsung di lapangan.
Menurutnya, kehadiran pemain tim utama akan memberikan dorongan psikologis yang kuat bagi pemain muda. Kesempatan berlatih bersama figur yang selama ini mereka idolakan akan meningkatkan motivasi, rasa bangga, dan semangat dalam berlatih.
“Anak-anak tentu akan lebih termotivasi dan bersemangat karena bisa berlatih langsung bersama pemain tim utama. Mereka akan merasa bangga dan antusias dengan pengalaman seperti, ‘Saya pernah latihan bersama Tocantins,’” ujarnya pada hari Minggu(07/06/2026) pagi di Lapangan HK, Sleman.
Melalui berbagai inisiatif seperti coaching clinic ini, Dimas Fajar Prasetya berharap dapat mencetak pemain muda yang tidak hanya berkembang secara teknis, tetapi juga memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub.
(pssleman.id)
