Official Site PSS Sleman

PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Dalam rangka merayakan perjalanan panjang 50 tahun, manajemen menghadirkan Mini Museum Perjalanan 50 Tahun PSS Sleman sebagai ruang edukasi sekaligus pengalaman bagi masyarakat, khususnya para pendukung setia Super Elang Jawa. Selain itu, Manajemen PSS terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga sejarah dan identitas klub.

Mini museum ini menjadi wadah bagi publik untuk melihat lebih dekat perjalanan PSS sejak awal berdiri hingga mencapai titik saat ini. Tidak hanya sekadar pajangan sejarah, mini museum tersebut juga memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan atmosfer yang selama ini hanya bisa dilihat dari luar stadion.

“Mini museum ini benar-benar lahir dari sebuah impian kami, impian masyarakat Sleman dan para pencinta PSS. Dengan adanya mini museum ini, masyarakat bisa menikmati, mengunjungi, serta mengetahui perjalanan PSS sejak awal berdiri hingga saat ini,” ujar Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto pada hari Minggu (17/5/2026) di Koridor Barat Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Mini museum ini tidak hanya menjadi ruang nostalgia, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan perjalanan klub kepada generasi muda. Pengunjung bisa melihat perkembangan PSS dari masa ke masa, termasuk momen-momen penting dalam perjalanan klub,” lanjutnya.

Salah satu hal menarik yang ditawarkan adalah pengalaman merasakan suasana ruang ganti pemain atau locker room. Bagi sebagian besar masyarakat yang belum pernah melihat langsung, kesempatan ini menjadi pengalaman unik dan berkesan.

“Pengunjung juga bisa merasakan atmosfer locker room experience, khususnya bagi mereka yang belum pernah mengetahui seperti apa suasana ruang ganti pemain,” lanjutnya.

Selain itu, mini museum ini juga menampilkan koleksi sejarah perkembangan jersey PSS dari tahun ke tahun. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena menggambarkan perubahan identitas visual klub dalam berbagai era.

Lebih jauh, manajemen PSS Sleman memiliki harapan besar agar mini museum ini bisa berkembang menjadi destinasi wisata olahraga di Sleman.

“Ke depannya, apabila nanti kami sudah memiliki tempat sendiri, mini museum ini akan kami kembangkan menjadi wisata olahraga di Sleman. Tentu saja konsepnya akan dibuat secara permanen, agar sejarah PSS tidak terputus dan dapat dikenang selamanya,” jelas Yoni.

Ia menambahkan, keberadaan mini museum permanen nantinya diharapkan mampu menjaga memori kolektif tentang perjalanan panjang PSS. Mulai dari masa klub mengalami naik turun kasta, hingga transformasi besar dalam pengelolaan, dari era pendanaan APBD hingga saat ini ketika PSS telah mandiri sebagai sebuah perseroan terbatas.

(pssleman.id)