
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Dalam rangka menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan autentik terhadap perjalanan 50 tahun PSS Sleman bertajuk Viva La Historia, mini museum ini tidak hanya menyajikan arsip dan dokumentasi sejarah, tetapi juga menghidupkan kembali suasana yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan tim melalui sebuah instalasi khusus bernama locker room experience.
Pada diorama, penataan dirancang menyerupai ruang ganti pemain pada laga final Pegadaian Championship 2025/2026, dengan pendekatan yang detail dan realistis untuk menghadirkan kembali suasana yang pernah terjadi di momen penting tersebut. Di dalam area ini, pengunjung dapat melihat pajangan jersey yang disusun sesuai dengan daftar susunan pemain serta para pemain yang terdaftar pada musim tersebut.
Tidak hanya secara visual, pengalaman ini juga diperkuat dengan audio atmosferik yang menghadirkan suasana khas ruang ganti, mulai dari momen sebelum pertandingan ketika tensi dan fokus mulai terbentuk, situasi saat turun minum ketika evaluasi dan instruksi diberikan, hingga suasana setelah pertandingan yang merefleksikan emosi hasil akhir laga.
“Kami hadirkan locker room experience agar penonton umum ataupun fans ataupun penggemar PSS itu bisa merasakan suasana ruang ganti. Audio tersebut diputar sebagai ambience atau dalam tanda kutip back sound suasana ruang ganti di pertandingan final,” ungkap Alif Madani sebagai Project Leader Mini Museum 50 Tahun PSS pada hari Senin (17/5/2026) siang di Koridor Barat Stadion Maguwoharjo, Sleman.
“Jadi, harapannya pengunjung yang datang bisa merasakan langsung situasi ruang ganti ketika laga final,” imbuhnya.
Usai merasakan locker room experience, pengunjung melanjutkan perjalanan melalui diorama yang menampilkan jejak homebase PSS Sleman saat berkiprah di kasta tertinggi sepak bola nasional. Pada bagian ini, ditampilkan tiga stadion yang pernah menjadi kandang Super Elang Jawa, yakni Stadion Tridadi, Stadion Mandala Krida, dan Stadion Maguwoharjo.
“Diorama ini menghadirkan visual arsip dalam bentuk display yang menjelaskan secara ringkas namun informatif setiap periode penggunaan stadion tersebut. Melalui dokumentasi dan narasi pendukung, pengunjung diajak memahami perjalanan PSS dalam setiap fase kandangnya, sebagai bagian penting dari sejarah panjang klub,” Alif Madani.
(pssleman.id)
