
PSSLEMAN.ID, BALIKPAPAN – Mengakhiri pekan ke-26 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, PSS Sleman memiliki cerita yang berberda pada pekan sebelumnya, yakni tidak mampu melanjutkan tren kemenangan setelah ditaham imbang 1-1 oleh Persiba Balikpapan.
Kemenangan sempat bersemayam di tubuh Laskar Sembada selama kurang lebih 16 menit setelah unggul satu gol melalui Gustavo Tocantins pada menit ke-73’ sebelum disamakan oleh gol Beruang Madu pada menit ke-89’.
Hasil imbang tersebut kembali membawa PSS sebagai pemuncak klasemen menggeser Persipura Jayapura meskipun unggul secara head to head serta selisih gol. Terkait dengan hal ini, Laskar Sembada harus meraih kemenangan di laga terakhir untuk memastikan tiket promosi Liga 1 2026/2027.
Pelatih Kepala, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa timnya harus mampu menentukan nasib sendiri tanpa berharap pada hasil pertandingan tim lain. Ia menekankan pentingnya kesadaran seluruh pemain untuk tampil maksimal jika ingin memastikan kelolosan.
“Kalau kita mau lolos langsung, kita yang berbuat sendiri. Tidak bergantung kepada tim lain,” ujar Ansyari dalam sesi jumpa pers usai pertandingan pada hari Minggu (26/4/2026) malam waktu Balikpapan.
Menurutnya, seluruh pemain harus memahami bahwa kelolosan hanya bisa diraih dengan fokus penuh di pertandingan pamungkas grup. Ia juga menyoroti aspek mental bertarung yang wajib ditunjukkan tim ketika menghadapi laga berikutnya.
“Saya kira semua pemain harus menyadari kalau mereka mau merayakan kelolosannya, selalu bermain fokus dan mental pertarung mereka kita keluarkan saat melawan PSIS,” tegasnya.
PSS kini harus segera berbenah dan menyiapkan diri untuk pertandingan terakhir melawan PSIS, yang akan menjadi pertandingan krusial dalam menentukan langkah mereka menuju promosi langsung Super League mendatang.
(pssleman.id)
