
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Perjalanan skuad PSS Sleman U15 pada gelaran Piala Soeratin DIY 2025 telah mencapai babak final setelah melalui berbagai tantangan di setiap laganya. Tim racikan Adityas Budi Santoso memastikan diri melaju ke final setelah berhasil lulus ujian berat dari JIF U15 pada partai semifinal, Selasa (12/8/2025) silam.
Kini, seluruh perhatian tim diarahkan untuk persiapan terakhir sebelum tempur di laga pamungkas menghadapi Mataram Utama U15 pada hari Sabtu (23/8/2025) mendatang yang bakal berlangsung di Stadion Gelora Handayani, Wonosari, Gunungkidul.
Sang pelatih menegaskan seluruh pemain telah menunjukan perkembangan sangat berarti baik dari aspek teknik, fisik hingga mentalitas berlaga. Menurutnya para pemainnya tidak lekas puas dengan hasil yang ada baik dari sesi latihan hingga laga.
“Anak-anak sudah bekerja keras sejak pra musim hingga saat ini. Puji syukur alhamdulillah, mereka berkomitmen untuk tidak lekas puas dengan apa yang sudah dihasilkan. Kami memaksimalkan persiapan dengan detail, dan rinci. Saatnya anak-anak menikmati final dengan motivasi serta semangat juang tinggi,” ungkap Adityas Budi Santoso jelang official training pada hari Jum’at (22/8/2025) siang di Lapangan Macanan Prambanan.
Babak final diyakini menjadi pertempuran yang menghabiskan energi serta mentalitas bagi kedua tim yang terlibat didalamnya. Akhirnya faktor mental memegang porsi penting dalam menentukan hasil ahkhir.
“Selain memoles strategi, saya bersama tim pelatih juga menekankan pentingnya ketenangan dan fokus. Berkaca pada dua laga sebelum babak final kami mendapatkan pelajaran penting bahwa aspek mental harus terjaga selama 90 menit. Kami mendapatkan lawan-lawan tangguh dari aspek teknis namun kekuatan mental yang terus kami asah berhasil membawa kami ke babak final,” tuturnya.
Dengan persiapan maksimal, dan dukungan penuh dari keluarga besar PSS Sleman, pasukan muda Laskar Sembada optimistis bisa tampil solid dan siap menghadapi situasi yang berkembang di laga final nanti.
“Regulasi babak final untuk menentukan pemenang jika hasil akhir di waktu normal imbang, yakni dengan adu penalti. Kami pun sudah mempersiapkan hal tersebut sebagai bagian kesiapan menghadapi final dengan detail serta terperinci,” tegas Adityas Budi Santoso.
“Kami pun meminta anak-anak percaya diri, optimis, dan membumi menghadapi laga final. Saya meyakini laga berlangsung dengan intensitas tinggi karena siapapun tim masuk laga final dipastikan semua tampil habis-habisan,” pungkasnya.
(pssleman.id)
