
PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Penampilan gemilang ditunjukkan PSS Sleman U17 saat menjamu UAD FC U17 dalam lanjutan Babak Grup B Piala Soeratin DIY 2025. Penggawa muda Laskar Sembada tampil dominan sejak peluit awal wasit Dadang Nofiadi Setyawan, dan berhasil meraih kemenangan fantastis.
Lapangan Nogotirto menjadi saksi soliditas kerjasama tim besutan Fajar Subekti dalam menterjemahkan instruksinya di lapangan. Kemenangan besar ini dimulai dengan sepakan indah Maftuh Duhaa (21’) dari luar kotak penalti usai memanfaatkan umpan dekat dari Ahmad Gibraltar. Tak butuh waktu lama, PSS Sleman U17 kembali menggandakan keunggulan lewat Rifaldo Rizky (30’) melalui tendangan keras yang tidak dapat dijangkau penjaga gawang tim lawan.
Serangan terstruktur dari sisi tengah kembali membuahkan gol ketiga bagi tuan rumah, kali ini giliran Ahmad Gibraltar (36’) yang mengunci kemenangan tim tuan rumah dengan skor 3-0 atas UAD FC U17.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan penggawa muda Laskar Sembada tidak menurun. Mereka terus menekan dan memperlebar jarak dengan dua gol tambahan, melalui Ahmad Gibraltar (57’) dan pemain pengganti Rizky Apri Kurniawan (82’).
Selain tajam di lini depan, pertahanan PSS Sleman U17 juga patut mendapat apresiasi. Penjaga Gawang beserta jajaran pemain belakang tampil sigap mengamankan beberapa peluang tim tamu, memastikan gawangnya tetap tidak kebobolan hingga peluit akhir dibunyikan.
Juru taktik PSS Sleman U17, Fajar Subekti mengungkapkan apresiasinya atas penampilan tim besutan bermain solid dengan kemenangan fantastis usai laga di Lapangan Nogotirto, Selasa (22/7/2025) sore.
“Pertama, anak-anak bermain sangat sabar, dan jarang kehilangan bola sehingga laga bisa dikontrol dengan baik. Selain itu, mereka juga jeli memanfaatkan peluang. Ini yang sangat menggembirakan, sepanjang 90 menit laga hanya membuat dua kali pelanggaran,” ucapnya dengan bahagia.
Para pemain pengganti yang tidak optimal pada laga sebelumnya mampu menjawab keraguan dengan penampilan prima serta mampu menjaga konsistensi permainan. Hal ini pun diakui Coach Fajar menjadi salah satu pembeda di laga saat kontra JIF U17.
“Puji syukur alhamdulillah sistem yang dibangun sudah bisa diaplikasikan hampir semua pemain sehingga ketika adanya pergantian pemain intensitas dan ritme bermain tidak menurun. Hal ini tidak lepas dari evaluasi yang terus kami lakukan di sesi latihan, agar anak-anak semakin hari semakin berprogres,” tuntasnya.
(pssleman.id)
