PSS-SLEMAN.CO.ID, SLEMAN –  Busari dkk harus menghadapi padatnya waktu persiapan jelang laga semifinal ISC B kontra tim berjuluk Kuda Terbang di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (14/12/2016) lusa.

Laga melelahkan kontra Perserang memaksa Busari dkk harus bermain hingga babak perpanjangan waktu. Hal tersebut menguras emosi dan fisik pemain apalagi pasca laga tersebut tim racikan coach Seto dkk langsung pulang ke Sleman. Otomatis waktu istirahat Dicky cs hanya sehari karena Minggu (11/12/2016) pagi Busari cs sudah kembali menjalani latihan.

Demi menjaga kebugaran fisik dan mental berlaga yang sedang on fire, manajemen PSS Sleman bertolak ke Jepara pada pagi ini, Senin (12/12/2016). Secara efektif punggawa Super Elang Jawa beristirahat dua hari Sabtu (10/12/2016) dan Selasa (13/12/2016)

Padatnya waktu menjelang laga kontra Perssu Sumenep juru taktik PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro memiliki optimisme kondisi kebugaran pemainnya siap untuk berlaga.

"Perhitungan waktu istirahat, pola latihan dan jadwal keberangkatan sudah kami rancang sebaik mungkin. Optimis kondisi kebugaran dan mental bertanding pemain tetap on the track," ungkap coach Seto disela-sela persiapan berangkat ke Jepara.

Sikap optimis Seto dengan padatnya waktu persiapan kontra Perssu Sumenep bukan tanpa alasan. Pelatih kelahiran Kalasan beserta asistennya Edi Broto sudah mengintip kekuatan lawan, Jum'at yang lalu sebelum timnya berlaga.

"Tim pelatih sudah memiliki skema untuk menghadapi permainan Perssu yang ngotot dan secara khusus pemain telah kami instruksikan untuk bermain lebih sabar dan mewaspadai duel udara para pemain mereka yang berpostur tinggi," jelas Seto. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *