SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID  – Tidak ada yang sebahagia Sleman Fans menanti hari Minggu (19/04/2015) besok karena PSS Day tinggal di depan mata. PSS Sleman kedatangan tamu Persela Lamongan pada laga ujicoba pramusim DU Liga Indonesia 2015 di Maguwoharjo International Stadium, Sleman.

Laga ini memiliki pengaruh besar bagi kesiapan PSS Sleman menghadapi kompetisi DU Liga Indonesia 2015 mengingat tim yang dihadapi adalah Persela Lamongan yang berada satu level di atas Rasmoyo dkk. Selain itu, laga melawan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir akan menjadi tolak ukur seberapa kuat karakter PSS Sleman menghadapi tim yang secara teknik berada satu level diatasnya.

Menghadapi Persela Lamongan, JH’s boys kehilangan sosok sentral di lini tengah yaitu Il Capitano Ahmad Sembiring.  Akibat cidera yang menimpanya, dia terpaksa menjalani masa recovery panjang. Hal ini pun tidak terlalu dipusingkan sang allenatore karena memiliki banyak stok pemain di lini tengah.

“Absennya Sembiring tidak membuat saya khawatir, Elvis dan Taji sudah saya proyeksikan sebagai gelandang  tengah untuk mengisi celah di sektor ini. Keduanya sudah memperlihatkan perfoma yang bagus,” ungkap Jaya Hartono.

Jaya Hartono menginstruksikan para pemainnya untuk bermain percaya diri, menunjukkan karkater petarung dan mampu menghadapi tekanan lawan.

"Laga ini menjadi tolak ukur saya untuk mengetahui sejauh mana kerjasama tim dalam mengatur strategi saat bertahan dan menyerang. Selain itu laga ini untuk mengetahui bagaimana mental tim menghadapi tekanan lawan yang levelnya lebih tinggi,” ungkap jaya Hartono.

Laga uji coba ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Leo Guntara dan Andri Riyus, menurut Jaya Hartono apabila keduanya mampu menjawab kepercayaan yang diberikan kepada mereka, setelah laga usia akan direkomendasikan ke manejemen PSS Sleman untuk dinego. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *