SLEMAN  PSS-SLEMAN.CO.ID – Jelang Derby DIY yang mempertemukan tuan rumah Persiba Bantul melawan PSS Sleman, simpang siur mengenai kepastian laga tersebut masih saja berhembus. Seperti diketahui sebelumnya, pihak panpel Persiba Bantul tidak mendapatkan rekomendasi ijin keamanan dari Polres Bantul sehingga pertandingan harus diundur tidak sesuai jadwal yakni Minggu (31/7).

Manajemen PSS mengkonfirmasi, sampai saat ini pihak PSS Sleman masih berpegang pada surat dari PT GTS yang berisi pengunduran jadwal dan pemindahan tempat menjadi hari Senin (1/8) di stadion Maguwoharjo.

Surat tersebut diterima manajemen dari PT GTS hari Jumat sore kemarin sebagai balasan dan tanggapan dari surat yang dilayangkan pihak panpel Persiba setelah tidak mendapatkan ijin dari kepolisian.

Terkait wacana baru yang mengatakan Derby DIY akan mundur lagi menjadi hari Kamis (4/8) di stadion Sultan Agung Bantul, manajemen tetap berpegang teguh pada surat terakhir yang diterima dari PT GTS. Jika pun pertandingan harus mundur lagi tentu saja harus lewat persetujuan PT GTS sebagai operator turnamen ISC-B.

Selain itu jika benar dilangsungkan hari Kamis depan tentu saja akan mengganggu recovery pemain mengingat pada hari Minggu (7/8), PSS Sleman sudah harus menjamu Persinga Ngawi di stadion Maguwoharjo. Praktis waktu istirahat pemain hanya 2 hari saja.

Hingga berita ini diturunkan PSS Sleman tetap menunggu perkembangan dan menghormati pihak Persiba Bantul sebagai tuan rumah. Apapun hasilnya nanti, Derby DIY dapat berjalan lancar dan kondusif demi kenyamanan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berikut kami lampirkan surat dari PT.GTS

(arl pss-sleman.co.id)

 

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *