SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Menghadapi laga pramusim kontra Persela Lamongan, Seto Nurdiyantoro pada latihan Kamis (14/04/2016) sore menutupnya dengan game. Skuat PSS Sleman dibagi menjadi dua kelompok, tim rompi hijau versus tim jersey putih. Tim jersey putih menduetkan Mudah Yulianto dengan Risky Novriansyah di lini depan dengan duet lapangan tengah Dirga Lasut dan Busari.

Ketajaman keduanya menutup games tersebut dengan mengantarkan tim jersey putih meraih kemenangan 4-0 atas tim rompi hijau. Keempat gol tersebut dicetak oleh Tri Handoko (2 gol), Risky Novriansyah dan Eko Setiawan masing-masing menyumbang 1 gol.

Menanggapi simulasi duet Riski dengan Mudah, Seto Nurdiyantoro menjelaskan bahwa ada chemistry antar keduanya, namun pelatih kelahiran Kalasan tersebut tidak memberikan kepastian apakah keduanya akan diturunkan ketika melawan Persela Lamongan, Sabtu (16/04/2016) malam di Stadion Maguwoharjo Depok Sleman.

"Tandem keduanya bagus, Risky dan Mudah bisa bekerja sama membuka pertahanan lawan. Posisi Mudah fleksibel, dia bisa dipasang sebagai second striker atau sejajar dengan Risky di lini depan," papar Seto Nurdiyantoro.

Fleksibilitas Mudah Yulianto di lini depan pada latihan kemarin terlihat ketika pemain jangkung tersebut membuka ruang bagi Tri Handoko mencetak gol. Gol kedua Tri Handoko pada game tersebut berkat kecerdikan dan ketenangan Mudah Yulianto menguasai bola di sektor tengah kemudian diumpankan dengan mencungkil bola kepada Ndog sapaan akrab Tri Handoko yang berdiri bebas. 

Selain itu, pergerakan posisi Mudah Yulianto membuka ruang bagi second line untuk melakukan shooting langsung ke gawang dari luar kota area pinalti sehingga aliran bola di tim rompi hijau menjadi efisien dan efektif ketika melakukan serangan di tim jersey putih. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *