SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Laga lanjutan PSS Sleman di gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC-B) 2016 menjamu tim tamu Mojokerto Putra, Minggu (08/05/2016) malam di Stadion Maguwoharjo. Rekam jejak pertemuan kedua tim sudah melakukan empat kali laga baik home and away, keduanya sama-sama menuai dua kali kemenangan dan dua kali kekalahan. 

Pada pertemuan pertama, Mojokerto Putra menjamu PSS Sleman, Jum'at (11/12/2009) meraih kemenangan 3-1.  Laga kedua PSS Sleman selaku tuan rumah menjamu Mojokerto Putra, Sabtu (13/03/2010)berhasil membalas kekalahan dengan skor kemenangan 2-1.

Pada pertemuan ketiga PSS Sleman selaku tuan rumah kembali menjamu Mojokerto Putra, Senin (29/10/2010) meraih kemenangan 3-1. Laga keempat, Mojokerto Putra selaku tuan ruman menjamu PSS Sleman, Senin (18/04/2011) berhasil menghempaskan perlawanan laskar Sembada dengan skor 3-0.

Dari rekam jejak pertemuan kedua tim, PSS Sleman diuntungkan posisinya sebagai tuan rumah dikarenakan dua pertemuan sebelumnya selaku tuan rumah Super Elja selalu meraih kemenangan. Namun hal tersebut tidak bisa menjadi parameter utama, laga kandang terakhir PSS Sleman menjamu Mojokerto Putra sudah berlangsung enam tahun yang lalu. Berjalannya waktu tentu saja memberikan perubahan pada kondisi masing-masing tim sehingga rekam jejak pertemuan keduanya tidak bisa dipertanggungjawabkan secara signifikan. 

Laga kedua bagi kedua tim di babak penyisihan Grup 5 diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim mentargetkan kemenangan. Bagi PSS Sleman menjaga momentun kemenangan perdana di laga tandang wajib diraih sebagai suntikan moral untuk laga-laga berikutnya, sedangkan bagi Mojokerto Putra meraih poin tiga adalah wajib untuk menutupi defisit poin ketika kalah 1-0 dari tuan rumah Madiun Putra, Minggu (01/05/2016).

Mengutip dari www.sleman-football.compada matchday pertama, Mojokerto Putra bertandang ke Madiun Putra FC berakhir dengan kekalahan dari tuan rumah. Pada pertandingan tersebut Mojokerto Putra turun dengan formasi 4-2-3-1 yang bertransformasi menjadi 4-4-2 ketika dalam posisi bertahan. Fase build-up dari Mojokerto Putra mengandalkan umpan jauh dari kiper maupun pemain belakang menuju striker ataupun gelandang serang. Ketika striker nomor 9 beduel dengan bek tengah maka pemain nomor 11 dan 18 akan berlari mencari arah pantulan bola. Pada fase transisi bertahan ke menyerang, Mojokerto Putra mengandalkan pemain nomor 8 untuk membagi bola. Fase menyerang Mojokerto Putra akan diikuti dengan naiknya kedua fullback untuk memberi opsi serangan baru. Kedua bek tengah akan memosisikan diri cukup tinggi hingga setengah lingkaran batas kick-off. 

Dari kesebelas pemain yang bermain di pertandingan pertama, kemungkinan yang akan absen adalah Heru Setyawanto. Di bangku cadangan terdapat pemain yang pernah membela PSS di Piala Kemerdekaan kemarin Rian Wahyu yang dapat menjadi opsi untuk mengobrak-abrik pertahanan PSS.

Sedangkan pada laga pertama di Blitar, Minggu (01/05/2016) PSS Sleman menggunakan skema permainan 4-2-3-1 dengan memasang Risky Novriansyah sebagai juru gedor tunggal. Kemenangan di laga perdana tersebut, tim besutan Seto Nudiyantoro cs lebih banyak melakukan eksplorasi serangan melalui kedua penyerang sayap, Dicky Prayoga dan Tri Handoko. Dua gol kemenangan pada laga tersebut diraih melalui kecepatan serangan sayap yang ditopang serangan balik melalui umpan-umpan panjang dari sektor belakang PSS Sleman. 

Krisis pemain membayangi PSS Sleman di laga kedua ini, Rasmoyo pemain kunci di lini belakang tidak jadi dikontrak akibat cidera yang mengharuskan melalui masa rekoveri panjang, Tulus Septianto masih dalam masa rekoveri, dan ketiga pemain lain yang masih dalam masa hukuman larangan bermain. Pada laga homeday melawan Mojokerto Putra, coach Seto dapat bermain secara fleksibel dengan mengeksplorasi posisi pemain pada skema 4-2-3-1. Kesiapan Oya WInaldo untuk di turunkan di laga kedua ini menjadi hal positif bagi PSS Sleman, kemampuannya bermain di berbagai posisi bisa menjadi penutup lubang di lini belakang dan tengah. 

Menjaga trend positif kemenangan, coach Seto Nurdiyantoro bisa melakukan fleksibilitas permainan dengan menerapkan variasi serangan yang tidak terpaku melalui kedua sayap PSS Sleman. Dirga Lasut bersama deputinya bisa memulai serangan dengan memanfaatkan kemampuan mereka dalam ball posession sehingga tempo permainan lawan dapat dikontrol melalui kedua pemain ini. Kelemahan Mojokerto Putra pada laga pertama sering membuka celah yang lebar antar lini dapat dimanfaatkan oleh sektor tengah PSS Sleman dalam mendistribusikan bola melalui sektor sayap atau langsung ke depan kepada Risky Novriansyah. 

Opsi lain untuk melakukan fleksibilitas permainan dapat dicoba Coach Seto dengan memanfaatkan Tri Handoko, Busari dan Dicky Prayoga berganti posisi sebagai penjelajah membuka pertahanan lawan. Pada laga pertama, Busari sering terlihat berada di berbagai posisi ketika membongkar pertahanan PSBI Blitar. Laga melawan Ryan Wahyu cs bisa menempatkan Dicky Prayoga atau Tri Handoko yang mengambil peran tersebut sebagai pembagi bola di area lawan. Hal ini tentu saja dapat menyulitkan tim lawan untuk membaca arah permainan PSS Sleman yang tidak bergantung pada satu atau dua sosok individu bagi permainan Super Elang Jawa. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *