SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Penundaan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2015 memiliki banyak pengaruh terhadap jalannya roda perekonomian bagi klub peserta kompetisi, termasuk Panpel PSS Sleman.

Ketua Panpel PSS Sleman, Edyanto menerangkan pihaknya sudah memasang target Rp. 300 juta saat melawan PSIM Yogyakarta, keuntungan dari tiket penjualan tersebut direncanakan menjadi modal untuk laga away.

“Pembatalan laga derby melawan PSIM Yogyakarta membuat pihak kami merugi, karena kami sudah terlanjur mencetak tiker pertandingan. Selain itu kami, juga kehilangan modal untuk laga away bagi PSS Sleman,” ungkapnya. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *