PSSLEMAN.ID –  Manajemen baru PT PSS membawa perubahan di aktifitas bursa pemilihan pemain. Gerak cepat secara terukur pun menjadi patokan football department ketika melakukan perekrutan pemain untuk persiapan kompetisi musim 2021/2022. Satu pemain asing sudah resmi menjadi bagian dari skuat Super Elja, yakni Nicolas Leandro Velez dari Argentina.

Pemain kelahiran Buenos Aires, 4 Juli 1990 (31 tahun), dengan tinggi badan 174 cm. Ia merupakan pemain berposisi sebaga gelandang serang.

Sebelum bergabung dengan PSS, Velez telah bermain di tiga klub liga Asia, yakni Negeri Sembilan, Liga Malaysia, Suphanburi Liga Thailand dan North East United India. Ia membukukan 24 gol.

Portofolio yang menjanjikan tersebut bagi CEO PT PSS, Marco Gracia Paulo adalah pekerjaan rumah terbesar Super Elang Jawa saat ini adalah bagaimana membuktikan diri di lapangan nanti.

“Ada pekerjaan rumah yang lebih besar lagi di depan, masih banyak tantangan, bagaimana meramu mereka, bermain sebagai sebuah unit yang solid. Ini jadi pekerjaan lagi di tim kepelatihan,” katanya.

Berbicara tentang Argentina, ada satu korelasi antara negara tersebut dengan PS Sleman sebagai salah satu kekuatan baru Liga 1 Indonesia. Setidaknya beberapa pemain pernah menjalani karir bersama tim Super Elja, sebelum kedatangan Nicolas Leandro Velez.

“Pak Ibnu Subiyanto, Bupati Sleman pada saat itu, menjabat Ketua Umum PSS bersama saya berangkat ke Argentina untuk merekrut pemain. Kurang lebih selama dua minggu kami keliling Buenos Aires melihat beberapa pertandingan untuk merekrut pemain,” urai Hendrikus Mulyono manajer PSS 2004 – 2007.

Pada saat itu Ibnu Subiyanto berambisi membawa PSS berprestasi di pentas sepak bola nasional dengan strategi jemput bola, berbeda jika pemain datang melalui agen yang membuat harganya jauh lebih mahal.

“PSS memiliki anggaran atau dana hanya Rp 4 miliar, tugas dari Pak Bupati rekrut pemain asing dengan budget maksimal Rp. 400 juta per musim menyesusaikan kondisi keuangan. Saat itu PSS masih memakai APBD sebagai pendanaan operasional dan dibolehkan,” terang Hendrikus Mulyono.

Lima legiun asing Argentina pun didatangkan manajemen PSS, empat pemain dan satu pelatih, Horacio Montes. Hanya satu pemain yang bisa membawa PSS ke level permainan yang lebih bagus, yakni Gaston Castano.

“Berposisi sebagai striker Gaston penampilannya terus meningkat. Musim pertamanya di Liga Indonesia langsung mengemas 10 gol karena adaptasinya cepat termasuk lancar berbahasa Indonesia dalam waktu dua bulan. Pada saat itu Ia memenuhi syarat, masih muda, pekerja keras, dan bisa ditingkatkan kualitasnya,” urai Mbah Mul sapaan akrabnya.

Setelah tidak memperpanjang kontrak dengan PSS, mantan suami Julia Perez ini sempat berpindah ke beberapa klub, termasuk PSIS dan PBR.

Interaksi dengan pemain Argentina mulai diinisiasi kembali jajaran manajemen PSS ketika promosi di Liga 1 musim 2019. Saat itu PSS merekrut Brian Federico Ferreira yang menyita perhatian Sleman Fans. Pemuda kelahiran La Plata Buenos Aires tersebut datang dengan label timnas Argentina U17 dan pernah bermain untuk Johor Darul Ta’zim Malaysia.

Harapan tinggi Sleman Fans kepada dirinya pun Ia tuntaskan di penampilan perdana bersama PSS di laga pembuka Liga 1 2019, di akhir pertandingan Brian tampil sebagai man of the match. Dua assist dan satu golnya mengantarkan Super Elja meraih kemenangan dari Arema dengan skor 3-1.

Satu pertandingan home ketika menjamu Persipura, pekan ke-19 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (19/9/2019). Brian menjadi game changer bagi PSS. Walau dibekap cidera Ia masih mampu menunjukan peran besar dalam tim.

“Rekomendasi dari tim medis, Brian belum bisa tampil. Saya paksakan untuk bermain, memang ada risiko dengan menurunkannya di babak kedua. Apapun itu saya sudah banyak mempertimbangkan kondisinya di sana. Babak pertama, kami tidak bermain maksimal. Mau tidak mau saya masukkan Brian di babak kedua,” kata Seto seusai pertandingan.

Berkat assist sempurna kepada Rangga Muslim, Ia sukses mencetak gol penyama kedudukan di menit 82’ membuat Super Elja terhindar dari kekalahan. Menutup musim kompetisi, Brian sukses mengemas 9 gol dan 5 assist dari 20 kali penampilannya.

Gaston Castano dan Brian Ferreira pernah memiliki ikatan dengan PSS. Akhir musim keduanya menunjukan performa yang ciamik buat PSS. Bisakah Nicolas Velez mengikuti jejak kedua pemain di atas?

(pssleman.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *