PSSLEMAN.ID, SLEMAN – Kabar duka datang dari sepakbola nasional. Pelatih kiper Listianto “Bejo” Raharjo dikabarkan meninggal dunia karena serangan jantung. Ia mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur di Surabaya, Selasa (20/4/2021), pukul 23.00 WIB.

Karena kemampuan dan pengalamannya di bawah mistar gawang, setelah pensiun ia dipercaya melatih beberapa klub sepakbola nasional termasuk PS Sleman.

Bersama tim kebanggaan masyarakat Sleman, pria berpostur 180 cm menjadi pelatih kiper dari musim 2018 hingga musim 2020. Kolaborasinya dengan anak didiknya di pos penjaga gawang memberikan kontribusi berarti bagi PS Sleman, yakni promosi Liga 1 2019, dan bertahan di Liga 1 2019 di posisi 10 besar.

Sayang, musim ketiganya di skuat Super Elja, pria yang akrab disapa Bejo ini belum maksimal memoles Ega Rizky dan kolega karena adanya pandemi Covid19 yang membuat kompetisi harus berhenti di tengah jalan.

Hempri Suyatna, Direktur Operasional PT Putra Sleman Sembada memberikan ucapan terima kasih serta memanjatkan doa untuk almarhum atas kerjasama dan kontribusinya bersama Super Elja.

“Saya mewakili manajemen mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan sumbangsih almarhum coach Listianto Raharjo di PSS selama tiga musim,” tuturnya pada Rabu (21/04/2021).

“Beliau adalah sosok pelatih kiper yang bagus dan telah berkontribusi bagi PSS. Semoga beliau husnul khotimah, dan berada di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” jelasnya.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, ayah dari Muhammad Adriano Raenaldy ini sempat melatih untuk tim Bhayangkara FC U20 di Surabaya.

(pssleman.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *