PSSLEMAN.ID – Membuka tahun 2021, Akademi PS Sleman memulai latihannya di Stadion Maguwoharjo, Kamis, 14 Januari 2021. Latihan perdana ini diikuti oleh 23 siswa.

“Dimulainya latihan ini merupakan komitmen dari PT PSS bagi pengembangan bibit-bibit sepakbola usia dini. Diharapkan terjadi sinergisitas pembinaan dengan tim senior PS Sleman,”ujar Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna di tengah peluncuran Akademi PSS itu.

Akademi PSS, lanjut Hempri Suyatna, merupakan kawah candradimuka bagi anak-anak Sleman untuk tumbuh berkembang menjadi pesepakbola handal di masa depan. Melalui pembinaan ini diharapkan filosofi sepakbola Elang Jawa (Elja) bisa dibangun sejak dini.

Latihan perdana Akademi PSS itu juga melegakan Guntur Cahyo Utomo yang Kepala Development Center PSS. Hal ini merupakan bukti dari keseriusan PSS untuk memberikan pelayanan yang jauh lebih besar lagi ke calon-calon pemain di DI Yogyakarta, Sleman dan se-Indonesia.

“Lewat latihan perdana ini kami ingin mendiferensiasi produk seperti pengenalan latihan baru, pengenalan dasar bagaimana bermain sepakbola. Juga sekaligus merupakan masa transisi bagi sebagian besar pemain yang baru dari SSB,” jelas Guntur Cahyo Utomo.

Setelah latihan perdana, Kamis (14/1/2020), dengan adanya pembatasan di era pandemi Covid-19 para siswa akan melakoni latihan mandiri dengan pelajaran yang diberikan secara online. Diharapkan pada 26 Januari 2021 para siswa Adademi PSS bisa kembali berlatih di lapangan.

Menurut Guntur, respon dari masyarakat terbilang luar biasa, karena dibukanya Akademi PSS memang sudah lama dinantikan. “Kita tunjukkan hari ini sudah mulainya latihan. Mari sama-sama kita membangun sepakbola, bermain lebih baik, membangun masa depan sepakbola yang lebih konkrit,” tegasnya.

Akademi PSS sendiri masih terbuka bagi para pemain usia dini hingga 3 bulan ke depan. Jadwal latihan yang ada 3 kali seminggu ditambah satu pertandingan, selain latihan individu secara berkala.

Sedangkan Lukman, orangtua salah satu siswa, Rafid yang berposisi sebagai kiper, sangat mendukung Akademi PSS. Ia berharap anaknya mendapat tambahan wawasan, jam terbang dan pengalaman.

“Kami sudah lama menantkan latihan Akademi PSS ini. Dulu anak saya mau masuk ke akademi di Bandung, tapi karena berdomisili di Yogyakarta hal itu menyulitkan pengawasan,”ujar Lukman.

Sementara itu, Akmal yang bermain sebagai bek sayap menilai latihan perdana di Akademi PSS sangat menyenangkan. Banyak hal yang didapatkan seperti one touch, balik badan melihat ke belakang.

“Fasilitasnya lebih lengkap, dengan latihan yang lebih tertata,” komentar Akmal yang ingin mengikuti jejak beberapa rekannya di Elite Pro Academy.

(pssleman.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *