PSSLEMAN.ID – Terjadinya pandemi Covid-19 di Indonesia yang hingga kini belum berakhir, berdampak luas pada kegiatan sepakbola nasional. Praktis semua kompetisi tingkat nasional seperti Liga 1, Liga 2, Liga 3 regional maupun Liga Amatir yang digulirkan Asprov dan Askab seperti Piala Suratin juga ikut terhenti. Kejadian ini pun mau tak mau berdampak langsung bagi semua pelaku sepakbola yang terlibat di dalamnya.

Ivan Wirajaya, yang tergabung dalam tim analis PSS merasakan dampak pada kinerja yang tidak maksimal akibat adanya penghentian kompetisi. Ia juga menjelaskan berhentinya liga juga menjadi tantangan pada persiapan tim untuk kelanjutan atau musim selanjutnya dari ketersedian data lawan (scouting opponent).

“Terhentinya liga memberikan dua tantangan besar, yaitu program kerja yang terhenti di tengah jalan dan ketersedian data untuk persiapan kelanjutan atau musim selanjutnya. Jika berpacu dari program kerja analyst yaitu scouting, reqruitment, development, promotion/relegate, praktis program development  yang bisa berjalan, yakni mengamati dan menganalisa perkembangan pemain dari sesi ke sesi latihan. Sedangkan program lain seperti scouting dan reqruitment belum bisa maksimal karena data yang tersedia masih sedikit dan terhenti,” urainya dengan tegas.

“Awal musim 2020, kita memiliki data dari total 34 pertandingan yang dijalankan oleh masing masing klub peserta liga dimusim 2019, dari data tersebut memberikan gambaran tren taktik bagaimana klub (calon lawan) menyerang, bertahan, transisi dan set piece yang digunakan oleh pelatih maupun klub perserta liga. Dengan terhentinya liga yang baru menjalankan tiga pertandingan otomatis kualitas data yang kita miliki tentang calon lawan menjadi lemah dan presentase faktor kejutan yang terjadi di pertandingan menjadi besar,” tambah Ivan.

Ia juga sedikit menjelaskan mengenai data tiga pertandingan PSS untuk persiapan Liga 1 2021. Tiga pertandingan awal memberikan informasi tentang perkembangan PSS secara tim maupun individu pemain, informasi ini yang digunakan sebagai guideline untuk development tim maupun individu pemain, membenahi hal tersebut harus ditingkatkan dan mengeksploitasi kelebihan yang dimilki.

“Membayangkan persiapan Liga 2021, kita juga harus membayangkan bagaimana proses dan hasilnya diakhir musim. Kita tidak bisa serta merta menentukan hasil akhir hanya dengan melihat dari awal persiapan. Berikan ruang bagi tim untuk mengevaluasi dan berkembang dari pekan ke pekan atau pertandingan ke pertandingan yang dijalani untuk hasil akhir musim yang baik,” ujarnya memungkasi sesi wawancara.

(pssleman.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *