SLEMAN, PSS-SLEMAN.CO.ID – Pemuda kelahiran Klaten 19 tahun yang lalu ini juga merasakan kenangan indah ketika memasuki bulan Ramadan. Selain bermain bola plastik di halaman masjid sembari menunggu waktu berbuka, Jodi kecil juga turut serta ronda malam keliling membangunkan orang makan sahur serta sholat Subuh berjamaah di masjid lingkungan seputaran rumahnya.

Pemain yang dikenal humoris dan ramah di skuat Super Elang Jawa ini juga memiliki kuliner favorit ketika berbuka puasa.

"Menu favorit saya ketika berbuka puasa yaitu buah kurma dan sambel goreng ati sapi," ungkap pemain yang akrab di sapa Jodi Martial.

Baginya kedua menu tersebut sangat afdol dinikmati ketika waktu berbuka puasa tiba.

Hobinya bermain bola plastik di halaman masjid sembari menunggu waktu buka puasa mengantarkan dirinya menjadi salah satu pemain Persak Kentungan yang berhome base di lapangan Kentungan jalan Kaliurang.

Semangat menekuni hobi mengolah si kulit bundar membawanya meraih prestasi menjadi juara pertama bersama Persak Kentungan di liga Ramadan 2015.

Pemuda yang akrab dengan nomor punggung 9 ini juga menceritakan keakraban yang terjalin di Persak Kentungan.

"Selama bulan Ramadan kami berlatih seminggu 3 kali dan diadakan buka bersama dengan para pemain beserta pengurus klub. Inilah keakraban yang terjalin di Persak Kentungan," ujar Jodi Kurniadhi.

Tandem Risky Novriansyah tersebut juga menceritakan kenangan ketika memasuki hari Lebaran. Pemain dengan potongan rambut cepak tersebut secara terbuka menunggu angpao ketika Lebaran tiba.

"Pertama kali sungkem bapak-ibu, saudara kemudian dilanjut silaturhami keliling tetangga. Nah dari keliling tersebut pinginnya dapat angpao," ungkap Jodi

Semoga lebaran tahun ini kita doakan Jodi Kurniadhi mendapatkan angpao berupa penampilan yang semakin membaik dan memborong gol sebanyak mungkin untuk kemenangan Super Elja. (mf/pss-sleman.co.id)

September 30, 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *