PSSLEMAN.ID, BANDUNG – Hari kedua EPA Mini Tournament, Jum’at (09/04/2021) pagi di Lapangan Sawangan Bogor, tim PSS U18 tidak dapat mengulang dua kemenangan secara beruntun. Pasalnya di pertandingan sesi kedua Ikhsan dan kolega kalah tipis 1-0 dari tim tuan rumah Persija III. Di pertandingan sesi pertama Elang Muda menang dengan skor 1-2 dari tuan rumah Persija II melalui Dona dan Sodiq.

Menanggapi kekalahan di pertandingan sesi kedua, tim analis PSS U18, Dany Rayoga menjelaskan bahwa timnya hanya kurang beruntung saja.

“Secara keseluruhan permainan tim PSS U18 sudah bagus baik dari attack maupun defend cuma tadi kita kecolongan dari gol pinalti. Urutan terjadinya gol tersebut di awali dari Tegar yang melompat berduel udara dengan lawan di kotak pinalti kemudian secara tidak sengaja bola mengenai tangannya terjadilah handsball. Inilah di sepak bola, ada ketidakberuntungan,” urai penggemar grup musik Cold Play.

Secara teknis pun Dany juga mengakui adanya evaluasi bagi timnya ketika melakukan serangan membongkar pertahanan lawan.

“Secara permainan kita lebih unggul dari Persija III, mereka jarang sekali bisa nyaman untuk membangun serangan sampai ke depan. Untuk evaluasi tim lebih kita titik beratkan cara membongkar pertahanan yang lebih rapat karena di pertandingan tadi pertahan mereka dibawah sangat rapat supaya lebih sabar untuk membongkar, mencari celah kemudian mencari bola lalu kedepan,” urainya.

Pelatih kepala tim PSS U18, Anang Hadi Saputra tetap memberikan apresiasi kepada pemainnya yang telah tampil optimal walau hasil akhir di pertandingan sesi kedua ini tidak berpihak kepada timnya. Menurut Anang Hadi, pertandingan ini bisa menjadi ajang belajar.

“Kita selalu memberikan motivasi ke pemain bahwa kita di sini bukan untuk jalan-jalan tapi kita di sini ingin belajar, meningkatkan kualitas dengan lawan-lawan yang setara,” ujarnya singkat.

(pssleman.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *